supply chain management
Maria Britta

Mengenal Supply Chain Management: Tujuan, Fungsi, dan Prosesnya

Maria Britta
supply chain management

Subscribe to our
newsletter!

Lorem ipsum dolor sit amet,
consectetur lorem.

Pada suatu perusahaan yang menjual produknya maka aktivitas utamanya tentu mengolah bahan mentah menjadi suatu produk jadi yang bisa dipasarkan dan mengirimkannya kepada para pembeli.

Kegiatan ini masuk dalam supply chain atau rantai pasokan. Semua kegiatan yang masuk dalam supply chain ini harus dikelola dengan baik dengan system supply chain management (SCM).

Dalam artikel ini kita akan membahas apa itu supply chain management, apa tujuan dan fungsinya serta prosesnya. Jadi jangan sampai lewatkan artikel ini ya!

sampingan manpower


Supply Chain Management

SCM adalah manajemen untuk mengelola aktivitas supply chain yang melibatkan proses produksi dari awal sampai akhir.

Ini menggambarkan upaya perusahaan untuk mengembangkan dan menjalankan supply chain dengan cara yang paling efektif & seefisien mungkin.

Aktivitas supply chain mencakup segala hal mulai dari pengembangan produk, pengadaan, produksi, dan logistik, serta sistem informasi yang diperlukan untuk mengkoordinasikan aktivitas ini.

Biasanya, supply chain management mencoba untuk mengontrol atau menghubungkan produksi, pengiriman, dan distribusi produk secara terpusat.

Dengan mengelola supply chain, perusahaan dapat memangkas biaya berlebih dan mengirimkan produk ke konsumen lebih cepat.

Hal ini dilakukan dengan menjaga kontrol yang lebih ketat atas inventaris internal, produksi internal, distribusi, penjualan, dan inventaris vendor perusahaan.


Baca juga: Bagaimana Teknologi dapat Membantu Kinerja Pergudangan?


Tujuan Supply Chain Management

Tujuan penggunaan SCM ada banyak naum pada dasarnya adalah menyeimbangkan antara supply dan demand dengan cara yang lebih efisien dan efektif ketika menghadapi masalah yang ada.

ebagian besar tujuan utama dari SCM yang efisien seharusnya pengiriman yang lebih cepat, efisiensi yang lebih tinggi, dan arus kas yang dipercepat.


1. Efisiensi Kolaboratif

Jika perusahaan tidak memiliki sistem yang efektif, mengelola inventaris, berkoordinasi dengan logistik dan pemasok bisa sangat sulit.

Namun, dengan adanya supply chain management, lebih mudah untuk berkoordinasi dengan pemasok dan pembeli di saluran yang sama sehingga barang bisa dikirim lebih cepat.


2. Kualitas yang Lebih Tinggi

Tujuan akhir scm adalah memberikan yang terbaik kepada konsumen.

Dengan adanya pengecer, konsumen bisa memberikan umpan balik yang bisa ditindaklanjuti oleh perusahaan untuk meningkatkan kualitas barang yang lebih baik.

Baca juga: Jaga Kinerja Logistik Pada Masa Sibuk dengan On Demand Worker


3. Kesuksesan Finansial Perusahaan

Salah satu tujuan terpenting dari supply chain management adalah untuk mencapai kesuksesan finansial perusahaan.

Dari efisiensi biaya hingga pengurangan biaya inventaris, biaya tenaga kerja minimal, dan penurunan biaya logistik, SCM memiliki kekuatan untuk mendapatkan kesuksesan finansial.


4. Stabilitas 

Tujuan supply chain management selanjutnya adalah stabilitas untuk jangka panjang.

Jika hubungan antar supply chain berjalan baik, kepuasan pelanggan juga bagus serta ada keberhasilan finansial perusahaan maka SCM akan menjaga stabilitas perusahaan untuk jangka panjang.

Perencanaan dan pelaksanaan yang bagus dari awal sampai produk akhir dikirimkan bisnis bisa berkembang dalam kondisi apapun.


Fungsi Supply Chain Management

Selain memiliki tujuan yang beragam, manajemen supply chain juga memiliki fungsi dalam perusahaan.

Karena SCM harus benar-benar efisien agar koperasi tetap berjalan seperti mesin yang diminyaki dengan baik maka fungsinya bisa disebutkan dibawah ini.


1. Fungsi Operasional

Mengubah bahan mentah menjadi sebuah produk jadi yang bisa dipasarkan kepada konsumen akhir.

Fungsi ini juga berhubungan dengan berbagai macam biaya fisik seperti biaya materialnya, biaya khusus produksi, biaya penyimpanan, biaya transportasi, dan lainnya.


2. Fungsi Mediasi Pasar

Dalam hal ini supply chain management memiliki fungsi sebagai mediasi pasar atau penghubung antara konsumen dengan perusahaan produsen. Pasar juga harus dipastikan sudah disupply oleh supply chain.


3. Fungsi Alur Informasi

Fungsi ini memiliki hubungan dengan biaya survey pasar, munculnya berbagai macam biaya jika keinginan konsumen tidak ditanggapi oleh supply chain.

Jadi alur informasi ini sangat penting fungsinya baik bagi perusahaan maupun konsumen agar tetap berada di jalurnya.

Jika alur kerja informasi dan komunikasi buruk, ini dapat menghancurkan seluruh rantai dan menyebabkan salah urus.


Proses pada Supply Chain Management

Ada beberapa proses SCM yang harus dilalui.

  1. Arus material yang menggambarkan bagaimana produk mentah bergerak dari supplier ke konsumen dan kebalikannya karena retur, daur ulang dan pembuangan.

  2. Selanjutnya ada arus informasi yang berisikan perkiraan demand dari konsumen, info barang yang berpindah serta status barang sudah terkirim atau belum.

  3. Arus finansial di mana berisi pembayaran, proses perkreditan, jadwal pembayaran sampai persetujuan kepemilikan. Arus informasi ini harus akurat agar bisa efektif dan efisien.


Rekrut Staf Gudang Terbaik dari Sampingan.co.id

Nah itu dia informasi mengenai supply chain management yang bisa menjadi tambahan wawasan bagi perusahaan.

Manajemen supply chain yang baik akan membuat proses pembuatan produk dari bahan mentah sampai produk jadi dalam waktu yang singkat tapi dengan kualitas yang bagus.

Jika Anda membutuhkan staf gudang seperti admin, kurir, driver, maupun packer, Anda bisa hubungi Sampingan segera. Dalam waktu 24 jam, staf gudang siap bekerja bersama Anda.

LIKE

[wp_ulike]

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
[Sassy_Social_Share]
Views
Likes

Tags:

You may also like

Ready to enhance your staffing?

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.