Curious about what your customers are doing during the pandemic? Get a free market research report here
Tips Memonitor Kinerja Tim Penjualan di Lapangan
Aprilia Kasanah

Tips Memonitor Kinerja Tim Penjualan di Lapangan

Aprilia Kasanah
Tips Memonitor Kinerja Tim Penjualan di Lapangan

LIKE

1+

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
Likes

Get newsletter
from Sampingan!

Tim penjualan sering harus bekerja di lapangan. Mereka dituntut turun langsung ke konsumen atau bertemu dengan klien. Karena sering berada di luar kantor, monitoring kerjanya sering dilupakan. Padahal, hal tersebut bisa mempengaruhi kinerja.

Penjualan bisa diibaratkan sebagai darah bagi bisnis. Tanpa tingkat penjualan yang baik, roda perusahaan bisa berhenti berputar. Bahaya sekali jika itu terjadi. Bisnis tidak akan bisa meraih profit, sehingga kelangsungannya terancam.

Oleh sebab itu, tim penjualan memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan. Maka, kinerjanya harus selalu terpantau supaya mampu menghasilkan tingkat penjualan yang baik. Jadi, segera lakukan langkah-langkah berikut ini supaya pemantauan bisa dijalankan.

Langkah 1 – Tetapkan Target dan Harapan

Dari awal, patok target dan harapan yang ingin diraih. Hal ini penting untuk mengarahkan fokus ke tim. Mereka jadi tahu persis apa saja yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu. Dengan demikian, energi dan waktu bisa dicurahkan ke sana untuk mencapainya.

Tetapkan target yang realistis namun menantang. Jika terlalu tinggi, tim penjualan bisa terbebani. Akibatnya bisa-bisa mereka malah demotivasi. Sebaliknya, kalau targetnya masih mungkin digapai, tim sales akan bersemangat untuk meraih tujuan.

Langkah 2 – Siapkan Peninjauan Hasil Jangka Pendek dan Panjang

Mulai siapkan peninjauan hasil kerja tim penjualan. Sangat disarankan untuk membaginya dalam dua jangka waktu, yakni pendek dan panjang. Pengukuran hasil jangka pendek bisa dilakukan per minggu. Sedangkan yang jangka panjang dapat dijalankan setiap bulan sekali. 

Pembagian waktu peninjauan penting untuk menjaga motivasi tim. Jika hanya mengukur dalam jangka pendek, bisa jadi mereka patah semangat ketika melihat target sulit diraih. Sebaliknya kalau terlalu panjang, tim sales akan terlena dan tidak sadar dengan pencapaiannya.

Langkah 3 – Siapkan Sistem Pelacakan Kinerja

Segera siapkan sistem untuk melacak kinerja. Hal ini penting karena di balik penjualan terdapat banyak proses yang harus dilakukan. Beberapa di antaranya seperti pemberian penawaran, negosiasi harga, atau pengiriman dokumen. Semuanya bisa mempengaruhi kesuksesan transaksi.

Seringkali kegagalan menutup kesepakatan terjadi di salah satu tahapan sales pipeline. Temuan ini perlu dicatat, sehingga tahu area mana saja yang biasanya menentukan kesuksesan atau kegagalan transaksi penjualan. Hasilnya bisa dijadikan bahan analisis untuk pembelajaran dan perubahan strategi.

Maka, sangat disarankan untuk menggunakan sistem pelacakan kinerja yang cerdas dan mudah diakses dari mana saja. Sistem berbasis online yang dilengkapi dengan akses data real time sangat membantu.

Pemanfaatan sales tracker bisa menjadi contoh. Ini adalah perangkat yang mampu memberi gambaran besar terhadap kinerja penjualan. Di dalamnya terdapat pencatatan berbagai aktivitas terkait penjualan seperti permintaan yang didapat, interaksi antara tim penjualan dan calon pelanggan, hingga pencatatan waktu pertemuan. 

Bukan hanya itu, tim penjualan masih bisa mengkreasi fitur yang diperlukan sendiri di dalam sales tracker. Apa pun bentuknya nanti, hasilnya pasti sangat berguna sebagai bahan pemantauan kinerja.

Langkah 4 – Tindaklanjuti Temuan

Sistem pencatatan kinerja seperti sales tracker akan menghasilkan sejumlah data berharga. Namun, data-data tersebut akan sia-sia belaka jika tidak ditindaklanjuti. Maka, rencanakan pertemuan dengan tim atau anggota tim penjualan agar bisa mengambil langkah lanjutan.

Paparkan temuan yang diperoleh dalam rapat tim. Lalu minta masukan dari mereka terhadap berbagai hal. Beri kesempatan pula kepada tim untuk mengutarakan masalah yang dialami.

Selanjutnya buat solusi atas aneka masalah yang dihadapi berdasarkan masukan yang dibuat. Hal itu akan menumbuh rasa keterlibatan tim.

Sedangkan dalam pertemuan dengan setiap individu, perlihatkan kinerjanya dalam kaitan dengan pencapaian target tim. Beri dukungan jika mereka mengalami kesulitan.

Pertemuan semacam ini akan menjadi bekal berharga bagi tim untuk menjaga kinerjanya. Mereka akan tahu persis kekurangan dan kelebihan dalam upaya pencapaian target tim.

Jalankan langkah-langkah tersebut ke tim penjualan. Kinerja mereka di lapangan akan terpantau sehingga mudah dikontrol dan diarahkan untuk mencapai target.

LIKE

1+

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
1 Likes

Related Topics:

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.

Grow your business rapidly anywhere,
anytime nationwide.

Tempo Scan Tower 32nd Floor, Jakarta 12950

+62 21 2550 2555