Curious about what your customers are doing during the pandemic? Get a free market research report here
Seperti Ini Pemanfaatan Geo-Location Untuk Pemasaran Retail
Aprilia Kasanah

Seperti Ini Pemanfaatan Geo-Location Untuk Pemasaran Retail

Aprilia Kasanah
Seperti Ini Pemanfaatan Geo-Location Untuk Pemasaran Retail

LIKE

0

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
Likes

Get newsletter
from Sampingan!

Teknologi geo-location bisa menjadi sarana pemasaran yang efektif bagi retail. Data yang dihasilkannya bisa digunakan untuk menyaring calon pelanggan potensial berdasarkan lokasinya. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis.

Secara mudah, pemasaran geo-location bisa dipahami sebagai cara menarik pelanggan dengan menampilkan iklan atau pesan kepada calon pelanggan yang ditarget berdasarkan lokasinya. Biasanya mereka yang dipilih berada dalam kisaran jarak tertentu dari lokasi toko.

Teknik pemasaran ini dinilai cukup efektif bagi retail. Namun, jika ingin mendalaminya lebih lanjut, banyak cara pemanfaatan geo-location lainnya yang dapat dimaksimalkan. 

Inilah yang dapat dicoba oleh peretail:

Location-Based Marketing

Teknik pemasaran ini hadir seiring dengan perkembangan teknologi sinyal ponsel yang diperkuat oleh menara-menara pemancar sinyal. Hal ini memungkinkan pengiriman notifikasi ke calon pelanggan di lokasi yang ditargetkan.

Begitu ada calon konsumen yang memasuki area jangkauan yang sudah ditentukan, peretail dapat mengirimkan pesan secara otomatis. Di dalamnya bisa berisi ajakan untuk berbelanja di toko terdekat, informasi diskon, ataupun kupon potongan harga dengan menunjukkan pesan yang diterima.

Location-based marketing dinilai cukup efektif untuk mendukung penjualan retail. Riset yang dilakukan Swirl menemukan bahwa 73% pelanggan yang menerima pesan dari peretail cenderung melakukan pembelian di toko. Selain itu, berkat pesan tersebut, 61% pelanggan mengaku terdorong untuk lebih sering mengunjungi toko.

Baca juga : Pemanfaatan Geotagging Untuk Absen Online

Micro-Moment Marketing

Micro-moment marketing bisa pula menjadi pilihan ketika ingin menerapkan pemasaran geo-location. Pemasangan iklan atau penawaran khusus bisa diperlihatkan ke pengguna saat berada di lokasi yang ditargetkan.

Sepintas ini mirip dengan location-based marketing. Namun, dalam micro-moment marketing, pemasaran lebih menekankan ke naluri atau insting spontan manusia modern untuk melihat ke ponsel ketika ingin tahu informasi lebih lanjut tentang suatu hal.

Saat itulah iklan atau penawaran diperlihatkan ke calon pelanggan. Peretail tidak perlu mengirimkan push notification seperti halnya location-based marketing.

Google menyebutkan bahwa micro-moment marketing terbilang efektif. Dalam risetnya, mereka menemukan bahwa 82% pemakai smartphone melihat ke ponselnya sebelum melakukan pembelian di toko.

Geo-Targeted Mobile Ads

Geo-targeted mobile ads dapat pula dicoba oleh peretail. Teknik ini dijalankan dengan tujuan meraih calon pelanggan secara lebih spesifik. Nanti peretail bisa mengatur penayangan iklan sesuai lokasi yang diinginkan, bisa per jarak yang ditentukan ataupun daerah tertentu.

Teknik ini dinilai akan efektif jika peretail tahu cara pemanfaatannya yang tepat. Disarankan untuk menggunakannya ketika ada peluncuran toko baru, ingin menjaga relasi dengan pelanggan lama, hingga menginformasikan program khusus untuk lokasi tersebut.

Oleh sebab itu, peretail harus jeli memilih iklan yang ditayangkan. Dengan begitu, geo-targeted mobile ads akan mampu memberi manfaat besar.

Geo-Location Customer Experience

Geo-location dapat juga digunakan untuk memberikan pengalaman spesial kepada pelanggan. Perwujudannya bisa tergantung kepada setiap peretail.

Contoh penggunaan yang dilakukan oleh Taco Bell di Amerika Serikat bisa menjadi rujukan. Mereka tahu pelanggannya senang membeli produknya secara acak. Maka, mereka merancang aplikasi yang memungkinkan pelanggan memesan kustomisasi produk dengan di area tertentu.

Pendekatan berbasis geo-location pun diterapkan. Begitu pelanggan masuk ke area yang ditargetkan, mereka akan mendapati pilihan kustomisasi produk Taco Bell yang dimungkinkan di sana. Mereka bisa memesan dan langsung mendapatkan produknya begitu sampai di kios Taco Bell.

Hal ini dinilai berdampak positif bagi pengalaman pelanggan. Peretail bisa menghadirkan kemudahan dan personalisasi yang disukai oleh konsumen.

Pilihan pemasaran geo-location cukup banyak. Peretail bisa memilahnya sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

LIKE

0

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
0 Likes

Related Topics:

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.

Grow your business rapidly anywhere,
anytime nationwide.

Tempo Scan Tower 32nd Floor, Jakarta 12950

+62 21 2550 2555