Curious about what your customers are doing during the pandemic? Get a free market research report here
contoh on demand worker
Yosifebi Ramadhani

Berbagai Contoh On Demand Worker Disekitar Kita

Yosifebi Ramadhani
contoh on demand worker

LIKE

0

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
Likes

Get newsletter
from Sampingan!

Tren pekerjaan on demand worker emang lagi in banget sekarang. Fleksibilitas dan keuntungan yang ditawarkan bikin para pekerja dan pemilik usaha, suka banget sama sistem yang satu ini.

Ada yang pernah mendengar istilah on demand worker, nggak? Buat kalian yang masih atau merasa muda, kudu update nih tentang perkembangan informasi di dunia kerja. On demand worker bisa disebut juga sama istilah pekerja lepas.

Profesi ini bakal nuntut kita kerja di bidang yang memang dibutuhin aja. Meski sama-sama pekerja lepas, on demand worker itu beda dengan freelancer atau pekerja paruh waktu. Emang beda tipis sih, cuma ada di penerapan sistem kerjanya saja. Jadi jangan sampai gagal fokus, ya.

Contoh On Demand Worker Disekitar Kita

Walaupun kedengeran asing, tapi kalau dipikir-pikir, sistem kerja yang seperti ini sudah ada lama di Indonesia, kok. Nggak percaya? Yuk, kita sama-sama perhatikan contoh on demand worker di bawah ini:

1. Ojek atau Taksi Online
contoh on demand worker 1

Contoh on demand worker yang pertama adalah ojek atau taksi online. Profesi yang satu ini tentu sudah nggak asing lagi, ya buat kalian. Meskipun di awal kemunculan sempat bikin huru-hara, tapi akhirnya banyak juga orang yang bergabung dengan perusahaan tersebut.

Pengemudi ojek atau taksi online termasuk on demand worker, karena jam kerjanya yang fleksibel. Mau berangkat jam berapa dan pulang jam berapa, suka-suka pekerja. Sisi negatifnya, kalau kalian malas, ya jangan berharap bakalan jadi kaya.

2. Driver Ekspedisi Online

Nggak hanya ojek dan taksi saja yang menggunakan konsep online, sekarang ekspedisi juga ikutan loh. Jadi, perusahaan yang butuh mobil akan memesan di aplikasi, nanti para pemilik ekspedisi mengajukan penawaran harga.

Di masa pandemi, sistem kaya gini lebih banyak diminati oleh perusahaan atau industri. Terutama yang kondisi penjualannya masih belum stabil,  bisa menghemat biaya pengiriman. Mayan banget kan?

(Baca juga: Tren Jasa On Demand Worker 2020)

3. Cleaning Service Online
contoh on demand worker 2

Kalau dulu kan cuma jasa pemeliharan gedung yang bisa dipanggil, sekarang cleaning service juga bisa. Cleaning service ini nggak hanya melayani dalam skala perusahaan saja, tapi juga rumah ke rumah. So, siapa yang lagi mager bersih-bersih, bisa nih menggunakan jasa cleaning service online.

Lumayan, itung-itung buat nambah penghasilan. Karena hanya akan dibayar, sesuai dengan jumlah tugas yang sudah dikerjakan. Beda dengan petugas cleaning service yang statusnya sebagai pegawai perusahaan. Ada kerjaan atau nggak, asal masuk ya dibayar.

4. Event Organizer

Menyiapkan sebuah acara atau event memang ribet, apalagi kalau nyambi kerja. Mending mempercayakannya pada event organizer (EO) atau perancang acara. Ngomong-ngomong, petugas EO juga termasuk contoh on demand worker, lho.

Seperti tukang rias, tukang dekorasi, tukang sound-system, dan lain-lain. Karena mereka akan bekerja kalau ada panggilan, kalau nggak ada ya duduk manis di rumah.

5. Content Writer
contoh on demand worker 3

Sering dengar istilah content writer? Itu lho, seorang penulis yang tugasnya bikin konten untuk perusahaan atau orang yang nyewa. Kalian bisa meraup penghasilan yang cukup besar di sini, karena kontraknya hanya berlaku dalam jangka waktu yang pendek. Sehingga bisa ambil beberapa job dalam satu waktu. Cocok banget nih, buat kalian yang memiliki basic dalam kepenulisan. Tinggal poles dikit, bisa dapat banyak penghasilan.

6. Artis

Lho, artis termasuk contoh on demand worker? Jawabannya adalah iya. Justru perusahaan entertainment termasuk salah satu perusahaan yang sudah lama menggunakan konsep ini. Yaitu mempekerjakan talent atau artis untuk jangka waktu tertentu (sesuai dengan kontrak.

Misal cuma untuk sebuah film, iklan, sinetron, atau pembawa acara saja. Setelah kontrak selesai, maka kerja samanya juga ikutan kelar. Selanjutnya, mau tetap kerja sama atau nggak, masing-masing pihak berhak memutuskan.

Nah, kalau melihat contoh on demand worker di atas, pasti sudah paham, kan? Perlu kalian tahu, sistem kerja yang satu ini memiliki dampak negatif, yaitu ketidakpastian pekerjaan. So, kalau kalian mau sukses menjadi on demand worker, maka pastikan kemampuan kalian di-upgrade secara rutin. Biar nasib kalian nggak terombang-ambing semacam kena friendzone, karena kalah saing. Semoga bermanfaat dan tetap semangat ya!

LIKE

0

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
0 Likes

Related Topics:

You may also like

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.

Grow your business rapidly anywhere,
anytime nationwide.

Tempo Scan Tower 32nd Floor, Jakarta 12950

+62 21 2550 2555