Curious about what your customers are doing during the pandemic? Get a free market research report here
worker management system cara kerja
Yosifebi Ramadhani

Mengenal Cara Kerja Worker Management System

Yosifebi Ramadhani
worker management system cara kerja

LIKE

0

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
Likes

Get newsletter
from Sampingan!

Suruh bikin surat lamaran, wawancara, dan pelatihan itu masuk Cara Kerja Worker Management System yang udah disusun oleh HRD, jadi para calon karyawan kudu manut sistem ini ya!

Bikin Surat Lamaran Seciamik Mungkin

Tau gak sih, pasang iklan lowongan pekerjaan di koran ataupun lewat agen rekrutmen online itu salah satu cara kerja Worker Management System dari perusahaan untuk mencari tenaga kerja sesuai kebutuhan?

Perhatiin deh setiap iklannya, pasti ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Nah, syarat-syarat ini sudah baku, jadi gak boleh dilanggar. Jadi walaupun kalian minat tapi tidak masuk kriteria, lebih baik gak usah coba-coba ngelamar. Jangankan dipanggil untuk ikut tes atau wawancara, surat lamaran pasti langsung masuk ke kotak sampah!

Kalau kalian merasa memenuhi kriteria, boleh coba melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Bikin surat lamaran sebagus mungkin, ya! Kasih keterangan yang lengkap mulai dari riwayat pendidikan hingga kelebihan yang dimiliki.

Selamat, Diterima!
lamaran diterima Worker Management system

Cihui, surat lamaran memenuhi seleksi! Ini artinya kalian melaju ke tahapan berikutnya yaitu wawancara. Biasanya proses wawancara dilakukan oleh tim HRD maupun user langsung. Di sini kita akan ditanyai berbagai hal, mulai data pribadi hingga cara memecahkan suatu masalah.

Jawab dengan jujur dan to the point karena ini adalah Cara Kerja Worker Management system dari perusahaan untuk menilai pribadi dan kecakapan.

Kalau kalian sudah dinyatakan diterima bekerja di perusahaan tersebut, jangan pamer dulu ke teman-teman, apalagi mantan pacar. Biasanya Worker Management System dari perusahaan menerapkan sistem kerja kontrak untuk karyawan baru.

Kalian akan diberi berbagai macam pelatihan karyawan yang sangat penting dipelajari biar kerja kalian gak ngasal. Saat pelatihan kalian dikenalkan dengan yang namanya prosedur standar dan langkah kerja yang harus dijalani saat melakukan suatu proses bekerja.

(Baca juga: Sistem Manajemen Pekerja Indonesia Tingkatkan Produktivitas)

Semuanya harus dipatuhi karena nantinya ada sistem yang mengukur tingkat keberhasilan pekerjaan tersebut.

Oh iya, lama kontrak bisa enam bulan, satu tahun, hingga dua tahun. Apabila nilai kerja bagus hingga kontrak usai, maka besar kemungkinan kalian akan diangkat menjadi pegawai tetap. Kalau status kepegawaian sudah jelas begini, bolehlah pamer di media sosial!

Penempatan Sesuai Keahlian
Penempatan worker management system

Jangan baper kalau lihat sesama rekan kerja naik jabatan atau pindah ke posisi yang kalian idam-idamkan. Perusahaan punya kebijakan cara kerja Worker Management system untuk menempatkan karyawan pada posisi pekerjaan yang paling sesuai dengan kebutuhan jabatan, keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan. Tujuannya agar terjadi pencapaian target dan prestasi kerja yang optimal.

Menempatkan seseorang di posisi jabatan tertentu gak boleh sembarangan loh! Dalam Worker Management System setiap karyawan harus ditempatkan sesuai dengan keahliannya masing-masing. Jangan sampai seorang karyawan yang mempunyai keahlian mengoperasikan mesin las ditempatkan di bagian stok. Kebayang ruwetnya, pencatatan stok bakal morat-marit, gak ketahuan mana yang habis, mana yang bahkan overload.

Demikian juga dengan jabatan di suatu perusahaan dimana seseorang akan ditempatkan di posisi yang sesuai pengalaman dan kemampuannya. Jadi, kalau kalian seorang fresh-graduated, perusahaan tidak akan memberikan posisi penyelia atau manajerial karena ada kriteria khusus untuk bisa berada di kedua posisi tersebut.

Kasih Reward!
reward worker management system

Secara berkala biasanya tim HRD akan memberi pekerjaan tambahan kepada atasan kalian. Para atasan ini akan diberi sebuah form yang harus diisi terkait penilaian atas hasil kerja dan prestasi bawahannya. Penilaian karyawan dilakukan untuk mengetahui tingkat efektifitas pekerjaan seseorang. Form bisa berbentuk pertanyaan, skoring, atau tim HRD bisa melakukan wawancara langsung dengan atasan.

Bagaimana kalau prestasi kerja baik? Beberapa perusahaan memberikan reward bagi karyawan yang prestasi kerjanya dinilai sangat baik. Asik banget kan kalau perusahaan mengapresiasi kerja keras kalian dengan hadiah berlibur ke Bali atau paket umroh? Makanya, jaga baik-baik perilaku selama bekerja. Jangan mengabaikan prosedur standar yang telah disusun oleh perusahaan, karena itu berhubungan dengan prestasi kerja kalian.

Demikian beberapa cara kerja Worker Management system yang diterapkan oleh perusahaan, semoga artikel ini bisa menjadi masukan dan bermanfaat.

LIKE

0

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
0 Likes

Related Topics:

You may also like

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.

Grow your business rapidly anywhere,
anytime nationwide.

Tempo Scan Tower 32nd Floor, Jakarta 12950

+62 21 2550 2555