Curious about what your customers are doing during the pandemic? Get a free market research report here
Apa Itu Blue Collar Worker
Maria Britta

Apa Itu Blue Collar Worker?

Maria Britta
Apa Itu Blue Collar Worker

LIKE

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
Likes

Get newsletter
from Sampingan!

Istilah blue collar worker sering didengar. Namun, banyak yang belum memahaminya secara tepat. Padahal, jika tahu persis kemampuannya, para pekerja kerah biru bisa membantu penyelesaian pekerjaan dengan baik.

Blue collar worker merupakan istilah yang merujuk kepada pekerja yang lebih sering menggunakan kekuatan fisik dan tenaga untuk mengerjakan aneka pekerjaan manual.

Mereka bisa punya kecakapan khusus atau bahkan tidak memilikinya sama sekali. Adapun contoh kemampuan yang dipunyai seperti keterampilan menggunakan alat atau mengoperasikan mesin tertentu.

Para pekerja kerah biru ini sering bekerja di bidang bisnis yang beroperasi di lapangan maupun pabrik. Contohnya adalah agribisnis, manufaktur, konstruksi, pertambangan, hingga aneka jenis maintenance.

Sebutan blue collar worker dipercaya muncul sejak 1924. Pencetusnya adalah sebuah koran bernama The Times yang terbit di Alden, Iowa, Amerika Serikat. Ketika itu mereka membandingkan blue collar worker dengan white collar worker.

Disebutkan di sana bahwa istilah blue collar worker merupakan sebutan untuk para pekerja lapangan. Sedangkan white collar worker adalah mereka yang lebih sering bekerja di balik meja di dalam kantor.

Hal itu memang ada benarnya. Sebutan blue collar worker berasal dari warna pakaian yang sering dipakai para pekerja tersebut.

Lebih sering berada di lapangan, warna biru sering dipilih karena tidak mudah terlihat kotor ketika digunakan untuk bekerja.

Contohnya saat digunakan di area berdebu atau banyak oli. Namun, agar lebih memahami blue collar worker, berikut ini karakteristiknya berdasarkan berbagai aspek:

  • Pendidikan

Pekerjaan untuk blue collar worker biasanya hanya membutuhkan ijazah pendidikan sekolah kejuruan, pendidikan vokasi, atau sertifikasi pelatihan tertentu. Terkadang ada yang cuma memerlukan keberhasilan menjalani on-job training ataupun magang.

  • Lokasi Kerja

Lokasi kerja pekerja kerah biru lebih banyak di luar kantor. Gudang, pabrik, workshop, serta area lapangan kerap menjadi tempatnya bekerja.

  • Peran

Blue collar worker lebih sering bekerja dengan menggunakan mesin, peralatan, atau kendaraan yang mengandalkan kemampuan fisik. Namun, mungkin saja mereka harus memakai sistem atau perangkat lunak khusus. Bahkan, bisa jadi pekerja tersebut harus punya skill spesial seperti mampu mengoperasikan peralatan kerja.

  • Bayaran

Bayaran yang diterima berbeda-beda, tergantung dengan kesepakatan kerja. Ada yang menerima gaji bulanan sebagai karyawan tetap, namun tidak sedikit yang dibayar sesuai kontrak kerja. Terkadang ada pula yang dibayar harian.

  • Contoh Profesi

Pekerja kerah biru dapat bekerja di berbagai bidang berbeda. Oleh sebab itu, contoh profesinya cukup banyak. Tidak mudah menentukannya. Namun, berikut ini beberapa profesi yang masuk dalam kategori blue collar worker:

  1. Staf pergudangan.
  2. Staf pengemasan barang.
  3. Mekanik.
  4. Tukang listrik.
  5. Teknisi.
  6. Pekerja konstruksi.

Menyelesaikan Pekerjaan Manual

Tenaga kerja kerah biru sangat tepat digunakan untuk menyelesaikan aneka pekerjaan manual. Terlebih lagi jika pekerjaannya membutuhkan dukungan kemampuan fisik. Kemampuan blue collar worker akan mendukung penyelesaian kerja secara efektif.

Mereka bisa ditugaskan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dibutuhkan. Namun, pemberian instruksi kerja harus jelas demi menjamin efektivitas pelaksanaannya.

Selain itu, kontrol dan pemantauan kinerja pun diperlukan secara kontinu supaya semuanya berjalan optimal.

Sebagai contoh ketika harus menyelesaikan pengemasan produk untuk dikirim ke pelanggan. Blue collar worker bisa dimanfaatkan untuk mengemas produk. 

Mereka pun dapat direkrut sesuai kebutuhan kerja. Dilatih sebentar untuk mengemas, mereka akan paham cara melakukannya. Dengan demikian, pengiriman produk bisa berjalan dengan lancar.

Blue collar worker merupakan tenaga kerja yang dapat diandalkan untuk penyelesaian pekerjaan fisik dan manual. Perusahaan yang membutuhkannya bisa mempekerjakan mereka untuk mendukung produktivitas kerja.

LIKE

SHARE

Share on linkedin
Share on facebook
Views
1 Likes

Related Topics:

You may also like

Your customers are waiting,
it’s time to meet their demand.

Grow your business rapidly anywhere,
anytime nationwide.

Tempo Scan Tower 32nd Floor, Jakarta 12950

+62 21 2550 2555